Journalinti – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, melalui program CSR Pendekar Dewa. Program ini menghadirkan fasilitas wisata edukatif berupa playground dan landmark Danau Kemiri untuk mendukung ekonomi kreatif dan ketahanan lingkungan desa.
Program Pendekar Dewa menargetkan peningkatan pendapatan warga, pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, serta inklusivitas kelompok rentan. Selama ini, sekitar 70 persen warga Pagardewa bergantung pada perkebunan karet, yang rentan terhadap fluktuasi harga, keterbatasan air bersih, dan ancaman kebakaran hutan.
Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana, menyatakan Danau Kemiri dikembangkan sebagai pusat wisata edukatif dan sumber air berkapasitas 22.500 meter kubik. Kawasan ini dilengkapi aula, booth UMKM, taman lalu lintas, amphitheater, dan playground untuk meningkatkan partisipasi warga.
Sepanjang 2025, kawasan wisata ini mencatat 6.554 kunjungan dengan pendapatan Rp92,48 juta, naik 191 persen dari tahun sebelumnya.
“Danau Kemiri bukan sekadar destinasi wisata, tapi solusi berbasis kebutuhan masyarakat yang mendukung ketahanan lingkungan desa,” ujar Eri.
Melalui tiga pilar utama—Aman, Setara, dan Ekonomi Kreatif—program ini menstabilkan harga karet, mengembangkan budidaya madu, serta memberdayakan UMKM keluarga petani. Hasilnya, pendapatan petani naik 33,3 persen menjadi Rp57,6 juta per tahun, dengan 28 anggota keluarga, khususnya perempuan, kini memiliki penghasilan mandiri Rp11,38 juta dari UMKM. (vv)








